Ceramah radio

Bapak-bapak ibu-ibu pendengar yang semoga dirahmati Alloh, pada kesempatan yang mulia ini kami akan menyampaikan solusi masalah keluarga,

Bahwasannya seorang mi’min tidakboleh membenci mu’minah ( istrinya ) sebab dia mendapatkan satu sifat dari sifat-sifat yang tidak ia sukai, karena manusia tidak ada yang sempurna apalagi wanita yang tercipta dari tulang yang bengkok, dibiarkan bengkok diluruskan patah.

Tidak layak bagi laki-laki untuk membenci istrinya karena menemui suatu sifat yang ada pada istrinya karena menemui suatu sifat yang ada pada istrinya yang tidak ia sukai, contohnya :

Seseorang punya istri yang cantik jelita, lisannya bagus/ perkataannya bagus tapi punya sifat boros maka ketika ia punya sifat boros ini kemudian jangan langsung berkata, saya ceraikan kamu karena kamu tidak mau hidup sederhana bersama saya walaupun kamu cantik dan perkataannya manis, maka sifat semacam ini tidak boleh membawa seseorang pada perceraian atau membenci seorang istri. Hendaklah diluruskan dan diluruskan.

Perintah Rosululloh.

وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا إِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَبِهَا عَوْجُذْ

Apabila kamu bersenang-senang dengan wanita, kamu bisa bersenang-senang akan tetapi wanita akan tetap ada sifat kebengkokannya

Jadi bapak-bapak harus lebih sabar untuk menanggapi wanita. Memang wanita menyebalkan dan menyusahkan tapi juga menyenangkan.

Rosululloh menyuruh :

فََالْتَرِهَا تَعِشْهَا

Maka rayulah wanita itu agar kamu bisa hidup.

Kalo kita ga’ pinter ngrayu istri kita akan berantakan terus.

Kita kaum laki-laki akan mendapatkan istri biasanya banyak kekurangan-kekurangannya. Walaupun sudah cantik jelita omongannya bagus mau hidup sederhana tapi disuruh masak sayur kangkung aja ke asinan, itu menunjukan kekurang dia, maka gara-gara kangkung sayurnya asin jangan langsung kemudian marah-marah dan membencinya.

KEMARAHAN DIDALAM RUMAH TANGGA

Coba diantara yang selama ini berkeluarga belum terjadi kemarahan, ? bahkan ada yang sampai seminggu, ada yang tiga hari diam-diamansampai anaknya pada bingung.

Ini mesti terjadi dikalangan rumah tangga, padaumumnya demikian, pada umumnya orang yang berumah tangga tidak lepas dari kemarahan.

Ini kembali kepada tipe keduanya ( suami-istri ) tersebut, apakah dia seorang yang beriman yang ketika marah langsung bisa mencabut kemarahannya, atau kemudian marah terus dsb, na’udzubillah min dzalik.

Dan ini bukan mustahil dan banyak kejadiannya.

BAGAIMANA KITA MENANGGULANGI KEMARAHAN INI.

Pada umumnya rumah tangga tidak lepas dari kemarahan dan percekcokan antara suami –istri.

حَتَّى بُيُوْتَ أَهْلُ الْفَضْلِ

Sampaipun rumahnya orang yang punya keutamaan yang baik sekali, itupun tetap terjadi kemarahan dalamrumah tangga.

Bahwasanya terjadinya percekcokan dan kemarahan ini adalah api yang di nyalakan oleh para syaithon dan bala tentaranya untuk memporak porandakan orang yang berkeluarga. Jadi sifat marah yang timbul dari kita ini, ditunggangi oleh para syaithon. Apalagi orangyang sudah ta’limsampai marah-marah, syaithinmenari-nari, orang yang begini saja bisa berantakan rumah tangganya . hinggakitaharus ingat jika terjadi kemarahan sampai demikianitu hendaklah segera minta perlindungan kepada Alloh dari syaithon segera.!

Jangan dibikin awet kemarahannya seperti es yang disimpan didalam kulkas, untuk awet-awetan. Bahwa syaithon senang jika melihat orang-orang beriman marah-marahan, segera kitaharus patahkan / buang segera tipu daya syaithon.

ِإنَّ كَيْدَالشَّيْطَانِ كَاَن ضَعِيْفًا

Sesungguhnya tipu daya syaithon sangat lemah. Tapi kalau kita tidak mau mempelajari agama ini didalam berkeluarga,sehingga hal seperti ini sangat penting tapi kebanyakan kita tidak mengetahui.

فهاذا الصديق أبوا بكر رَضِيَ الله عَنْهُ

Dan ini abu bakar ash shidiq beliau afdholul ummah ba’da rosulillah, al kholifatul ula,sampai dijuluki asshiddiq. Itupun pernah terjadi kemarahanpada dia, ketikaitu marah kepada tamunya dan sama keluarganya.

لَمَّ أَرْسَلَ الضِيَافَ إِلَى بَيْتِهِ مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَلَدِهِ

Ketika abu bakar menyuruhtamunya kerumahnya bersama anaknya, akan tetapi tamunya belum mau makan sebelum abu bakar datang. Datanglah abu bakar danmelihatmereka belum makan, maka abbu bakar marah kepada istrinya, anaknya dan tamunya, dan sampai mencelanya dan bersumpah tidak akan makan, maka tamunya juga marah, tidak akan makan sampai abu bakar makan, istrinya juga bersumpah tidak akan makan sampai abu bakar makan. Didalam kemarahan yang begitu dahsyatnya, langsung ketika abu bakar teringat bahwasannya perbuatan ini adalah perbuatan syaithon, langsung abu bakar mencabut kemarahannya dan menyebut nama Alloh dan meminta pertolongan kepada Alloh, menghilangkan kemarahan itu.

Alloh menyatakan dalam surat al a’rof ayat 201

žcÎ) šúïÏ%©!$# (#öqs)¨?$# #sŒÎ) öNåk¡¦tB ×#Í´¯»sÛ z`ÏiB Ç`»sÜø‹¤±9$# (#r㍞2x‹s? #sŒÎ*sù Nèd tbrçŽÅÇö7•B ÇËÉÊÈ

201. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, Maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.

Tapi ternyata hanya orang-orang yang bertakwa, sehingga orang-orang keluarga- keluarga yang tidak mengerti agama, ketika terjadi kemarahan tersebut sampai berlarut-larut, ada yang seperti orang yang memukuli pencuri, sampai babak belur istrinya.

Kalo kita tidak bertakwa susah untuk mengingat kalau ini adalah perbuatan syaithon. Jadi perbuatan syaithon jangan di pelihara, segera hapus tipu daya syaithon itu .

Ketika abu bakar marah kepada keluarga dan tamunya, segera mencabut kemarahannya, karena beliau mengetahui ini semua adalah perbuatan syaithon.

Dan ini ali Rodhiallohu ‘anhu

Siapa belia ini, amiirul mu’minin,yuhibbullohawarosulah, wayuhibbuhullohu wa rosuluh, beliau kholifahyang ke empat, punya keutamaan yang besar, sehingga perang pada perang khoibar Allohmemenangkankaum mu’minin lewat tangannya

Rosululloh menyatakan :

لأتين غدا رجلا يحب الله ورسوله ويحبه الله ورسوله ويفتح الله على يديه

Ketika mulai pagi para shohabat pergi berbondong-bondong kepada Rosululloh berharap mendapatkan bendera, ketika itu ali sedang sakit mata, kemudiandidatangkan ali kepadaRosululloh danRosulullohmeludah kepadamata Ali, maka langsung sembuh dengan ijin Alloh.

Ini ludah Rosululloh, kalau ludahnya mbah dukunyang ngga pernah gosok gigi malah tambah sakit.

Ketikaitu marah kepada istrinya ( sayyidah fathimahbinti rosululloh ), ini Ali apa lagi kita. Ketika Ali marah kepada istrinya beliau keluarrumah teus pergi ke masjid dan tidur di masjid, kemudian didatangi oleh rosululloh SAW sedangpunggungnya penuh dengan debu kemudian rosululloh membersihkan debu di pundak nya dan mengatakan ijlis ya aba turob, maka langsung selesai masalanya.

Maka dari itu kitaapabila terjadi masalah antarasuami danistri maka wajiob bagi keduanya untuk segera saling mengerti apa sebab terjadi nya kemarahan, dan segera minta perlindungan kepada Alloh dari godaan syaithon dan juga segera mengadakan perbaikan, jangan malah ayo awet-awetan berani berapa hari. Dan segera menutup pintu jalanya syaithon menuju kemarahan, dan pergi berwudhu kemudiansholat dua roka’atmaka akan timbul kebahagiaanbaru dan timbul kedamaian

Jika marah sambil berdiri maka segeralah duduk.

Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasalam bersabda :

إذا غضب أحدكم فاليجلس

Karena kalau marah sambil duduk mudhorotnya lebih kecil ketimbang marah sambil berdiri, jika masih marah maka segeralah berbaring dan seterusnya.

Nah inilah tata cara yang di contohkan oleh Rosululloh dan para shohabat dalam menyelesaikan permasalahan keluarga.

Semoga dapatbermanfa’at wallohu a’lamu bishowab

Wasalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: