PENUHANAN AKAL

DASAR AJARAN FILSAFAT IBNU SINA DAN PARA FILOSUF YUNANI

Prinsip utama dalam ajaran filsafat yang tidak ada perbe-daan pendapat di antara para filosuf dari aliran mana pun di za-man kapan pun yaitu sumber kebenaran yang mutlak adalah akal. Inilah perbedaan mendasar antara kaum filosuf dengan se lainnya. Pemujaan terhadap akal ini dimulai pada zaman para fi-losuf Yunani yang ditokohi oleh Socrates, Plato dan Aristoteles. Bahkan sempat terjadi ketegangan antara para ilmuwan dengan para filosuf pada masa Socrates [1] dan Plato, sampai-sampai para ilmuwan ketika itu, seperti Archimedes, Hippocrates dan Eucli-des memilih untuk bergerak di luar filsafat. [2] Bahkan Plato meng ambil sikap lebih ekstrem lagi, yaitu dengan memusuhi agama. [3] Baca lebih lanjut

Ayat Ayat