TAFWIDH

Sebagian juhala’ dari kalangan ahli kalam memandang tafwidh sebagai cara yang paling aman dalam mengimani asma’ dan shifat Alloh. Padahal cara ini adalah cara yang paling banci sebagaimana diungkapkan oleh sebagian ‘ulama Ahlus Sunnah Wal-Jama’ah. Ada pun pernyataan Imam Al-Baihaqi dalam Al-I’tiqod dan Imam As-Suyuthi dalam Al-Itqon yang menganggap tafwidh adalah metodenya para Salaf, adalah sebuah kekeliruan besar dari mereka berdua. Kekeliruan serupa juga dilakukan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqolani yang menganggap bahwa taf-widh adalah madzhab mayoritas para Salaf. Sehingga menjadikan beliau bersikap tidak konsisten dalam mensyarah hadits-hadits shifat dalam ki-tab Fathul-Bari-nya. Semoga Alloh mengampuni mereka semua. Sedang- kan apa yang ditulis oleh Muhammad ‘Adil ‘Azizah dalam kitabnya ‘Aqidah Al-Imam Al-Hafizh Ibni Katsir min Aimmah As-Salaf Ash-Sholih fi Ayat Ash-Shifat yang menyebutkan bahwa tafwidh adalah metodenya Ibnu Katsir dan para Salaf dalam menafsirkan Al-Qur’an adalah sebuah kebohongan besar darinya, dan telah dibantah serta dibongkar kedustaan- nya oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Rozzaq bin ‘Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al-Badr dalam risalahnya Tanbihat ‘ala Risalah Muhammad ‘Azizah fi Ash-Shifat. Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh dalam Dar-ut-Ta’arudh mengatakan : “Maka telah jelaslah bahwasanya perkataan Ahli Tafwidh yang menganggap bahwa mereka mengikuti Sunnah dan Salaf termasuk dari sejelek-jeleknya ucapan Ahli Bid’ah wal-Ilhad.” Baca lebih lanjut

Iklan

PENCIPTAAN SYURGA DAN NERAKA

Syurga atau الجنة dan neraka atau النار adalah termasuk makhluk yang awal diciptakan. Tentang kisah penciptaan syurga dan nera ka, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :
لَمَّا خَلَقَ اللهُ الْجَنَّةَ وَ النَّارَ , أَرْسَلَ جِبْرِيْلَ إِلَى الْجَنَّةِ , فَقَالَ : اُنْظُرْ إِلَيْهَا وَ إِلَى مَا أَعْدَدْتُ لأَهْلِهَا فِيْهَا
“Ketika Alloh menciptakan syurga dan neraka, Dia mengutus Jibril untuk melihat ke syurga, Alloh berfirman : “Lihatlah ke syurga dan lihatlah apa saja yang Aku telah sediakan untuk para calon penghuninya !”
قَالَ : فَجَاءَهَا فَنَظَرَ إِلَيْهَا وَ إِلَى مَا أَعَدَّ اللهُ لأَهْلِهَا فِيْهَا
“Maka Jibril pun mendatangi syurga, kemudian melihat ke syur- ga dan kepada apa yang Alloh telah sediakan untuk para calon penghuninya.”
قال : فَرَجَعَ إِلَيْهِ , قَالَ : فَوَ عِزَّتِكَ لاَ يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلاَّ دَخَلَهَا
“Kemudian Jibril kembali kepada Alloh dan berkata : “Demi ke-perkasaan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengar tentang syurga kecuali dia pasti ingin memasukinya.” Baca lebih lanjut

SEDEKAH KOK DILARANG ?

Sedekah bagi kita ummat Islam merupakan kata yang tidak asing, bahkan kita senantiasa saling menganjurkan dan memerintahkan untuk mengamalkannya. Sedekah dalam bahasa arab di kenal dengan sodaqoh yang artinya memberi sedekah/derma ( dengan sesuatu ). Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : يَأَيُّهَاالَّذِيْنَ أَمَنُوْا لاتُبطِلُوْا صَدَقَاتِكُمْ بِاالْمَنِّ وَالأذَى كَاالَّذِيْ يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَالنَّاسِ ……… (سورة البقرة : 264 ) Hai orang-orang yang beriman jangan kamu menghalangi ( pahala ) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti ( perasaan si penerima ) seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia….. ( Surat Al Baqoroh : 264 ) Baca lebih lanjut